6 TIPS MENJAGA KESEHATAN SAAT BERIBADAH UMROH

     Tidak terdapat satu jamaah haji maupun umroh yang menginginkan sakit saat beribadah. Namun risiko terkena penyakit sudah barang tentu merupakan sebuah risiko dari mereka yang menunaikan ibadah di Tanah suci. Berbagai faktor penyebabnya, perbedaan iklim, cuaca,  lingkungan, dan kelelahan sudah barang tentu akan berpengaruh besar pada daya tahan tubuh seorang jamaah. Untuk calon jamaah umroh maupun haji Syakira Wisata, usahakan perhatikan 6 Tips Menjaga Kesehatan saat Beribadah Umroh.

Tips ini  supaya kesehatan tetap terjaga dengan baik, hingga dapat melalui seluruh rangkaian proses perjalanan umroh dan haji. Berikut 6 Tips Menjaga Kesehatan saat Beribadah Umroh
  1. Selalu Gunakan Masker
Jamaah umroh maupun haji secara umum banyak yang menderita penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan) sekembalinya dari tanah suci. ISPA sebetulnya bukanlah penyakit yang berbahaya, apabila mendapat perawatan dengan baik dan segera. Gejala yang menandai timbulnya ISPA dimulai dari bersin-bersin, batuk, dan demam.
tips menjaga kesehatan
ISPA sangat gampang sekali menular, oleh karena sebagai langkah pencegahan. Kecuali sedang berniat ihram,  selalu gunakan  masker ketika Anda bepergian keluar.  Masker pun akan menghambat penyebaran virus dari tubuh Anda terhadap jamaah lain.
  1. Rutin Cuci Tangan
Tangan merupakan salah satu “sarang” virus dan bakteri. Rutin mencuci tangan merupakan salah satu bentuk pencegahan virus dan kotoran memasuki tubuh kita. Jika ada peluang pergi ke toilet, ambil wudhu ataupun sekedar membersihkan tangan. Fasilitas toilet di hotel dekat masjidil haram dan masjid – masjid yang ada di tanah suci banyak yang meyediakan sabun cair  pembersih tangan,
Tangan adalahsarang bakteri dan virus, bilamana kita menyentuhkan tangan yang kotor ke hidung atau mulut maka akan mengakibatkan virus dan bakteri gampang masuk ke tubuh. Salah satu penyebaran ISPA dan diare juga diakibatkan kebersihan tangan kita sendiri.
  1. Perbanyak Minum Air Putih dan Air Zam – Zam
Rendahnya tingkat kelembaban udara di Kota suci Mekkah dan Madinah mengakibatkan tubuh kita cepat kehilangan cairan. Sehingga Mengakibatkan jamaah umroh dan haji yang sedang berada di kedua kota suci itu  gampang sekali terkena dehidrasi.
Air Zam - zam
Memperbanyak  konsumsi air putih baik itu air mineral atau air zam – zam. Umumnya hotel yang dipakai oleh jamaah selama di tanah suci selalu menyiapkan  air putih. Hindari mengkonsumsi air dingin. Karena ini akan berdampak buruk untuk kesehatan tubuh.
Mengkonsumsi minimal 2 liter air putih selain akan menjaga keseimbangan cairan tubuh juga dapat mengurangi risiko jet lag pasca penerbangan umroh

TIPS IBADAH UMROH AGAR TAK TERSESAT DI TANAH SUCI

Tersesat tidak hanya dialami oleh orang tua, bahkan yang masih berusia muda pun kadang mengalami hal yang serupa. Ketika kembali dari Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, namun tak dapat menemukan jalan menuju tempat menginap atau hotel dia tinggal. Hanya berputar-putar di jalan yang sama. Padahal bisa jadi dia tersesat hanya karena keluar dari pintu masuk yang tidak sama di Masjidil Haram. Jadi berusahalah untuk mengingat-ingat dari pintu mana Anda masuk sebelumnya. Bila tidak memungkinkan untuk beribadah di tempat yang sama dari waktu sebelumnya, usahakan untuk berada di tempat yang mudah untuk dikenali ketika Anda masuk, tidak terlalu jauh dari pintu dan sebagainya.

Atau bisa saja terjadi ketika Anda memutuskan untuk berjalan-jalan sendiri dengan dalih ingin menikmati kehidupan masyarakat di sana. Lalu ketika sedang berjalan-jalan, Anda lupa arah kembali ke hotel.

Tersesat bukan hanya karena lupa nama hotel, namun bisa jadi karena yang bersangkutan baru pertama kali tiba di Tanah Suci, tidak mudah menghafal tempat-tempat yang nampaknya sama atau memiliki kemiripan, bahkan bisa jadi saat Anda terpisah dari rombongan.

Beberapa tips saat menjalankan ibadah umroh yang harus Anda perhatikan untuk menghindari hal tersebut diantaranya adalah :

1. Setiba di Makkah dan Madinnah, segera catat nama hotel, nomor kamar, dan alamat serta nomor telepon. Ingat-ingat hal-hal di atas atau dicatat lalu diselipkan di tas tangan yang dibawa atau dompet. Lebih baik lagi catat di handphone juga. Selain itu usahakan pula untuk mencatat nomer telepon teman sepemondokan yang dapat Anda mintai bantuan, atau dapat juga nomer telepon ketua rombongan dan pembimbing umroh (muthawwif).

2. Anda juga harus mengetahui siapa-siapa saja petugas penyelenggara haji atau umroh. Hal-hal yang mudah dikenali seperti warna seragam yang mereka kenakan serta identitas resmi. Hal ini untuk menghindari penipuan dari orang-orang yang tidak Anda kenali, terutama bila Anda adalah jamaah perempuan atau baru pertama kali ke Tanah Suci.

Gambar Ilustrasi petugas haji yang menolong jamaah tersesat

3. Usahakan ketika Anda akan pergi beribadah ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, agar selalu pergi bersama-sama rombongan. Hindari bepergian sendiri apalagi bila ibadah umroh yang Anda laksanakan kali ini adalah yang kali pertama. Kalaupun tidak bersama rombongan, usahakan ada teman lain yang dapat mendampingi Anda.

4. Tetap kenakan gelang pengenal dan id card (kartu tanda pengenal) agar Anda mudah dikenali serta memudahkan Anda mencari pertolongan karena gelang yang Anda kenakan dapat menjadi petunjuk tempat tinggal jamaah. Hal ini juga akan memudahkan petugas keamanan dari pemerintahan Arab Saudi untuk menemukan tempat Anda tinggal dan dari negara mana Anda berasal, terutama bila Anda sama sekali tidak dapat berbahasa Arab atau Inggris. Meskipun Anda menguasai kedua bahasa asing tersebut, tetap bawalah tanda pengenal terutama bila nanti terjadi keadaan darurat misalnya Anda tiba-tiba jatuh sakit dan sebagainya.

5. Anda harus tetap tenang dan tidak panik, bila merasa lelah karena telah berputar-putar namun belum juga dapat menemukan jalan kembali. Cobalah untuk beristirahat sambil mengingat-ingat kembali dari mana Anda masuk ketika beribadah di Masjidil Haram. Atau ingat-ingatlah kembali pertanda khusus jalan dari hotel menuju tempat ibadah Anda. Anda dapat bergabung bersama jamaah dari Indonesia meski dari rombongan yang berbeda untuk sementara, sebelum Anda dapat menemukan orang yang dapat membantu Anda mencari hotel tempat anda tinggal, karena itulah sangat penting untuk tetap menggunakan gelang dan id card Anda.

Demikian beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat melakukan ibadah umroh agar terhindar dari tersesat dan lupa jalan pulang. Semoga bermanfaat dan semoga dengan tips ini, ibadah umroh yang Anda jalankan lancar hingga selesai.

Paket Umroh 2018 by travel umroh murah, terbaik dan terpercaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s